Sejarah ICF

Organisasi ICF

Organisasi  kita secara resmi dilahirkan pada tanggal 7 Maret 1995 sebagai buah kerinduan iman dari umat yang ingin mengadakan Misa berbahasa dan berbudaya Indonesia.
Misa pertama-tama diawali hanya oleh 4 keluarga, yaitu keluarga almarhum Bapak Ignatius & Ibu Joyce Suroso, keluarga om Willy Lim & tante Mellania Lim, keluarga om Sonny dan tante Mila Adiwinata, keluarga Alex Oei & Julia Oei yang dipimpin oleh Pastor Stephen Ndun SVD di Gereja St Cecilia, College Street, Hamilton.  Romo Stephen Ndun kemudian digantikan oleh Romo Hubert Ghewa SVD. Pada waktu itu Misa diadakan dua kali sebulan pada jam 11 pagi.
Kerinduan iman dan niat luhur itu membangkitkan semangat yang tinggi dari keluarga-keluarga pelopor untuk mencari umat-umat katolik lainnya. Niat, semangat dan jerih payah mereka selama dua tahun sungguh diberkati oleh Bapa di surga, sehingga umat termasuk mudika semakin bertambah banyak. Sehingga pada tanggal 16 Februari 1997 dibentuklah Dewan Pengurus ICF yang pertama periode 1997-1998.

Untuk membaca kegiatan ICF go to" Kegiatan ICF page

Untuk melihat Foto-foto ICF "Tekan Link Page Ini"

image56

Dewan ICF 2019 - 2021

Untuk melihat dan membaca nama-nama anggota Dewan ICF untuk periode 2019 -2021 silahkan menekan tombol dibawah " BACA SELANJUTNYA"

BACA SELANJUTNYA

Cerita Sejarah ICF

Dewan Pertama

ICF Periode Feb 1997-Juni 1998

CHAPLAIN:  Romo Hubert Ghewa 

KETUA:  Willy Lim 

Wakil Ketua: Ignatius Suroso 

 Sekretaris I : Benny Go 

Dibaca Lanjut

Dewan Juni 1998- Mei 1999

ICF Periode Juni 1998- Mei 1999

Chaplain: Romo Hubert Ghewa

Ketua:  Anthony Budiasto 

Wakil Ketua:  Willy Lim 

Sekretaris I : Sugi Alwi 

Dibaca Lanjut

Dewan Periode 1999-2000

Chaplain: Romo Bill Burt,SVD

Ketua: Yosef Serantak

Wakil Ketua: Willy Lim

Dibaca Lanjut

Dewan Periode 2000-2002

Chaplain:  Sr Angela Remi, SSps

Ketua:Yosef Serantak

Wakil Ketua: Eddy Maramis

Dibaca Lanjut

ICF Periode 2003-2013

 Chaplain: Sr Angela Remi, Pastor  Leo Sipahutar, OFMCap 

Ketua: Yosef Serantak 

Wakil Ketua: Benny Mulyadi 

Dibaca Lanjut

ICF Periode 2013-2018

Awal pelayanan Ordo Kapusin.

Doa dan kerinduan kita untuk mengadakan misa berbahasa Indonesia  

Dibaca Lanjut

Chaplain Kami

Fr.Martin Situmorang OFM Cap

BIO:

“Cukuplah kasih karunia-Ku bagimu. Sebab justru dalam kelemahanlah kuasa-Ku menjadi sempurna”, 2 Kor.12:9 adalah motto hidupku dalam menjalani peziarahan hidup ini baik sebagai pribadi maupun sebagai imam kapusin. Saya dilahirkan 13 Maret 1980 sebagai anak sulung dari tujuh bersaudara dalam keluarga Katolik yang taat. 

Perumpaan Yesus tentang ilalang, gandum dan menjala ikan sangat akrab di telingaku karena orangtuaku adalah petani langitan. Setelah jam sekolah saya kerap membantu orangtua di ladang, disawah dan memancing ikan. Karena itu saya tidak punya banyak waktu buat main game di computer atau iPad karena saat itu belum terjangkau.

Sekolah dasar dan SMP kujulani di sekolah pemerintah atau yang kita sebut sekolah negeri yang dekat dengan rumah sehingga bisa kujalani dengan jalan kaki, tetapi masa SMA kujalani di sekolah Katolik yang ber asrama. Kata ibuku agar saya menjadi orang yang baik dan bisa konsentrasi belajar mempersiapkan masa depanku. Saya sangat bahagia berada di tempat ini karena disamping tidak kena matahari lagi di lading juga saya memiliki banyak teman buat belajar hal baru bahkan terkesan aneh-aneh tapi saya sungguh mensyukurinya. 

Saya kira justru pada masa SMA inilah saya temukan panggilanku sebagai imam Kapusin. Saya cukup banyak bergaul dengan pastor paroki, bruder Budi Mulia dan para suster OSF. Saya kerap ikut jadi Putra Altar, pembaca pada hari minggu dan ikut membersihkan Gereja. Saya juga aktif di Areka dan Mudika. Akhirnya setelah lulus SMA saya memutuskan masuk Postulan Kapusin Sibolga. 

Masa pembinaan kapusin mulai tahun 1997 hingga Juli 2008 kujalani dengan bahagia dan tanpa banyak hambatan yang berarti hingga pada tanggal 21 Juli 2007 saya berani mengikrarkan Kaul Kekal seumur hidup di Sibolga sedangkan tahbisan Diakon kuterima dari Uskup Keuskupan Sibolga al Mgr Dr Ludovicus Simanullang,  OFMCap  pada tanggal 20 Agustus 2008. 

Seusai menjalani masa diakonat selama beberapa bulan maka pada tanggal 23 April 2009 uskup yang sama menahbiskan saya menjadi imam bersama tujuh frater lainnya. Ini adalah tahbisan terbanyak yang pernah ada di keuskupan ini. 

Saya sangat bahagia sebagai imam kapusin, belum pernah menyesal dalam jalan ini walau begitu banyak tantangan dan rintangan karena kuyakin Dia yang memulai karya baik dalam diriku, Ia juga yang akan meneruskan dan Dia yang akan menyelesaikannya. Saya sungguh bangga. Bangga berada ditengah-tengahmu sehingga saya belajar dan diajar olehmu.

image57